"Motty, suamiku selingkuh.. Sekarang ia sudah menikahi selingkuhannya itu dan sudah bercerai denganku, tapi aku masih ada perasaan yang sangat kuat kepadanya. Tolong aku, aku sudah tidak kuat.. Aku mau melupakannya.."
Sebagai informasi, ini curhatan "Bantu aku melupakan dia" yang paling tidak lazim yang Motty terima, baik dari mention di twitter via sesi minta #TipsMotty ataupun via email jalur spesial curhat di DearMotty(at)gmail(dot)com.
Kenapa tidak lazim? Karena ia sudah disakiti begitu rupa tapi masih punya perasaan yang begitu besar kepada mantan suaminya. Artinya apa? Artinya rasa sayangnya sudah mendarah daging, jadi si "maaf" akan otomatis meluncur, bahkan setelah kejadian yang luar biasa tidak lazim tersebut.
Lalu gimana?
Sobat-Motty.. Cinta utama dan satu-satunya yang layak kita perjuangkan hanyalah cinta TUHAN. Tuhan adalah yang PERTAMA dan yang PALING UTAMA. Ini wajib, kudu, mesti kita resapi sebener-benernya bener.
Semua yang kita lakukan di muka bumi ini, seharusnya berprinsip pada kalimat di atas. Tapi, tipu daya dan kegemerlapan dunia terkadang membuat kita lupa akan hal utama tersebut.
Kembali ke cerita salah seorang Sobat-Motty di awal tulisan ini. Pahami bahwasannya ketika kita berharap pada yang selain Tuhan, kita akan kecewa. Dekati Tuhan, cari apakah yang IA coba sampaikan kepada kita melalui cobaan yang IA turunkan.
Ketika satu pintu tertutup, kita tidak bisa melihat pintu yang lain terbuka. Karena apa? Karena kita tetep nongkrongin itu pintu yang menutup. Alhasil, pintu baru yang bisa jadi berlipat-lipat kali lebih baik, malah ngga keliatan.
Tuhan coba sampaikan "Wahai hambaKU, AKU sudah siapkan seseorang yang lebih baik untukmu. dia yang kemarin itu tiada layak untuk hamba sebaik kamu".
Sobat, jangan dilupakan, krn semakin kita mencoba melupakan, kita akan semakin tersiksa.. Tapi, resapi pesan yang Tuhan coba sampaikan kepada kita, maka hati ini akan ikhlas dan cerita cinta baru yang lebih baik akan mulai menghiasi lembaran hidup kita.
Selamat menikmati hari Selasa yang penuh berkah ini ya #BigHUG