Tampilkan postingan dengan label Belajar dari sekitar kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar dari sekitar kita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juni 2011

Pouch oh pouch..

Aktifitas pagi yang biasa di sebuah rumah mungil yang hangat.

Sang Ayah terlihat sedang mencukur bulu-bulu halus di wajahnya, sepertinya baru selesai mandi pagi. Sang Ibu sedang menyiapkan sarapan, pagi ini nampaknya menunya adalah roti panggang dengan selai stroberi. Sang Anak sedang asik bermain dengan robot-robotannya, sambil bersuara layaknya sedang ada pertempuran robot yang hebat di sana.

Senin, 13 Juni 2011

Curhatan Senin pagi di lift

"Selamat Pagi Bu!" sapa bapak satpam dengan ramah. "Pagi" balas Sally dengan bonus sebuah senyum manis untuk sang bapak. Hari yang cerah di sebuah gedung perkantoran megah di bilangan Jalan Jendral Sudirman.

Seperti biasa Senin pagi itu gedung kantor semuanya sibuk. Gelombang para laki-laki berdasi dan wanita bergincu mulai memasuki gedung tempat mereka bekerja.

Senin, 06 Juni 2011

Monday = Monyong Day



Coba perhatikan status BBM atau Twitter atau FB dari kita semuanya ketika hari Jum'at.. Apa isinya? "TGIF - Thanks God Its Friday!" .. Atau "Cihuuuy, haloo weekend!" ... Juga "Akhirnya Jum'at juga!" .. Terus "Gak sabar pengen tidur seharian!"

Coba bandingkan kalau harinya hari Senin.. "Kepala ngebul, meeting seharian" .. Atau "Tugas numpuk, ini kapan selesainyaaa!".. Juga "Kenapa weekend cepat berlalu!!!".. Malah "Jum'at masih lama ya??? Gak sabaarrrr"

Kenapa bisa begitu?

Kamis, 26 Mei 2011

Gope'an Pak Nasri

Matahari baru saja tergelincir dari posisi tertingginya, menandakan hari sudah setengah berjalan. Aktifitas di deretan ruko di suatu sudut ibukota itu terlihat lumayan ramai, terlihat beberapa karyawan berjalan bersama kawan sekantornya menuju pitstop siang untuk mengisi bahan bakar ke perutnya.

Rabu, 25 Mei 2011

Potret keluarga masa kini?

Jam dinding bundar berwarna merah itu sudah menunjukkan pukul 8 malam lewat beberapa menit. Langit mulai berubah menjadi gelap seiring dengan tergelincirnya matahari di langit timur.

(Hehehe.. Gimana Sobat-Motty, Motty gayanya dah kaya penulis yahud belom? ˆ⌣ˆ lanjuuuttt...)

Selasa, 24 Mei 2011

Motty, bantu aku melupakan dia

"Motty, suamiku selingkuh.. Sekarang ia sudah menikahi selingkuhannya itu dan sudah bercerai denganku, tapi aku masih ada perasaan yang sangat kuat kepadanya. Tolong aku, aku sudah tidak kuat.. Aku mau melupakannya.."

Sebagai informasi, ini curhatan "Bantu aku melupakan dia" yang paling tidak lazim yang Motty terima, baik dari mention di twitter via sesi minta #TipsMotty ataupun via email jalur spesial curhat di DearMotty(at)gmail(dot)com.

Kenapa tidak lazim? Karena ia sudah disakiti begitu rupa tapi masih punya perasaan yang begitu besar kepada mantan suaminya. Artinya apa? Artinya rasa sayangnya sudah mendarah daging, jadi si "maaf" akan otomatis meluncur, bahkan setelah kejadian yang luar biasa tidak lazim tersebut.

Lalu gimana?

Sobat-Motty.. Cinta utama dan satu-satunya yang layak kita perjuangkan hanyalah cinta TUHAN. Tuhan adalah yang PERTAMA dan yang PALING UTAMA. Ini wajib, kudu, mesti kita resapi sebener-benernya bener.

Semua yang kita lakukan di muka bumi ini, seharusnya berprinsip pada kalimat di atas. Tapi, tipu daya dan kegemerlapan dunia terkadang membuat kita lupa akan hal utama tersebut.

Kembali ke cerita salah seorang Sobat-Motty di awal tulisan ini. Pahami bahwasannya ketika kita berharap pada yang selain Tuhan, kita akan kecewa. Dekati Tuhan, cari apakah yang IA coba sampaikan kepada kita melalui cobaan yang IA turunkan.

Ketika satu pintu tertutup, kita tidak bisa melihat pintu yang lain terbuka. Karena apa? Karena kita tetep nongkrongin itu pintu yang menutup. Alhasil, pintu baru yang bisa jadi berlipat-lipat kali lebih baik, malah ngga keliatan.

Tuhan coba sampaikan "Wahai hambaKU, AKU sudah siapkan seseorang yang lebih baik untukmu. dia yang kemarin itu tiada layak untuk hamba sebaik kamu".

Sobat, jangan dilupakan, krn semakin kita mencoba melupakan, kita akan semakin tersiksa.. Tapi, resapi pesan yang Tuhan coba sampaikan kepada kita, maka hati ini akan ikhlas dan cerita cinta baru yang lebih baik akan mulai menghiasi lembaran hidup kita.

Selamat menikmati hari Selasa yang penuh berkah ini ya #BigHUG

Senin, 23 Mei 2011

Ngomongin orang lain itu BAIK

Naluriahnya, manusia memang senang bergosip. Nampaknya hasrat membicarakan si anu atau si ntu besar sekali, sehingga kalau ada suatu hal baru, apalagi kalau ngga lazim, langsung deh ini mulut gatel pengen ngomongin ke manusia lainnya.

Sekali lagi, ini adalah hal yang lazim alias normal/biasa. Maka dari itu, orang-orang di luar sana (tentunya orang lain selain dari Sobat-Motty yang sedang membaca tulisan ini) menjadi orang biasa-biasa saja. Tidak bertumbuh menjadi lebih baik, tidak berkembang menjadi manusia yang di atas rata-rata.

Biasanya nih, kalimatnya dimulai dengan begini nih.. "Eh, masak ya.. " Atau "eh, tau ngga lo.." atau malah.. "Kemarin, gw liat si anu..." .. Hayoooo, yang senyum-senyum pasti deh pengalaman ˆ⌣ˆ

Jadi baiknya gimana?

Ngomongin orang itu BAIK! Lho?! Ngga salah nih Motty?? ˆ⌣ˆ

Iya, asalkan ngomonginnya dengan diri sendiri ˆ⌣ˆ CATET ya ˆ⌣ˆ

Maksudnya gimana? Jadikanlah apa yang kita lihat dari orang lain, yang menurut kita tidak/kurang baik, menjadi bahan introspeksi diri agar kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Kalau ada orang yang sombong, suka pamer.. Omongin sama diri kita sendiri "eh, saya jangan-jangan seperti dia".. Kalau ada orang yang mulutnya comel.. Omongin sama diri kita sendiri "haduh, iya juga ya.. Ternyata kalo gw comel, orang lain juga jadi ngga respect"

Jadikanlah sekitar kita menjadi cermin, untuk kita berkaca sehingga bisa senantiasa memperbaiki diri.

Celamat beraktifitas Sobat-Motty ˆ⌣ˆ #BigHUG

Rabu, 18 Mei 2011

Belajar dari pedagang asongan

Cemangad Pagi Sobat-Motty, para Rajawali.

Kemarin dalam penerbangan pulang menuju peraduan di sarang Motty (bukan "perjalanan" karena Motty kan burung ˆ⌣ˆ), Motty melewati beberapa pedagang asongan.

Ada pedagang nomer perdana hp, sedang menyusun dagangannya yang berbentuk kartu-kartu sesuai dengan nama operatornya, ada yg merah, putih, kuning, biru.. Kaya balonku ya ˆ⌣ˆ. Nampaknya ia baru mulai menggelar jualannya karena beberapa kolom operator masih belum tergelar. Tapi nampaknya sudah ada seorang anak muda yang berjongkok dan memilih nomer cantik idamannya ˆ⌣ˆ.


Ada pedagang aksesoris berbentuk gelang, kalung, sabuk dan teman-temannya. Nampaknya sedang ditawar oleh seorang wanita tomboy berambut pendek. Dengan gaya menawar "sambil jalan" ˆ⌣ˆ tau kan? "Rp xxx aja Bang" (tapi sambil akting ninggalin abangnya ˆ⌣ˆ teknik ini pasti sering digunakan Sobat-Motty karena terbukti manjur ˆ⌣ˆ). Sepertinya gaya tawarannya berhasil, si abang meng"iya"kan dan barang dagangan pun berpindah tangan.

Ada juga beberapa orang berseragam serupa, kaos bertuliskan "UNICEF". Sering lihat kan Sobat-Motty? Bentuk yg lain adalah "WWF". Pernah di stop mereka? Dengan gaya yang ramah dan gaul, teman-teman kita ini menawarkan kita untuk menyumbang ke lembaga-lembaga tersebut. Buat Sobat-Motty yang di sales/marketing, coba deh pelajari "konsep"nya, menarik sekali "jualan" pake "emotional selling" bentuk yang satu ini.

Selain mereka, buanyaaaakkk lagi saudara-saudara kita lainnya yang menjajakan barang dagangannya. Ada yang jual berbagai macam produk kulit (sabuk, dompet, tas).. Ada yang jual aksesoris HP (silicon, hard case, tali lucu², dll).. Ada juga yang menjual BUKU lho (novel, buku² best seller, peta, dll).

Hikmah apa yang bisa diambil Sobat-Motty?

Coba perhatikan..

PELUANG itu terkadang berjejer di depan hidung kita yang mancung ini (yang hidungnya pesek juga ya ˆ⌣ˆ).. Tapi, cuma beberapa orang yang bisa "melihat"nya dan memanfaatkannya untuk di UBAH menjadi UANG .. Ya... Ada UANG di PELUANG bukan??

Jangan ditelen mentah² ya.. Bukan berarti kita harus ngasong (tapi kalo perlu, kenapa ngga?? bagus buat ngelatih mental).

Maksud Motty, banyak sekali bertaburan PELUANG² di sekitar kita yang sebenarnya kita bisa ubah menjadi UANG. Coba berhenti sejenak, dan renungkan.. Apa iya ada hal² yang bisa kita manfaatkan sehingga bisa menyumbangkan arus KAS POSITIF untuk kantong kita. Psst.. Pasti ada! ˆ⌣ˆ

Lalu ingat² pergunakan faktor X (bukan faktor EKS (huruf X) tapi faktor KALI. Kalo satu peluang bernilai 2jt/bulan, 10 x jadi 20jt/bulan lhooo ˆ⌣ˆ

Sebagai catatan, Indonesia pas krisis moneter lalu masih bisa tumbuh (sedangkan negara² maju pada rubuh) itu salah satunya karena pedagang cabe, pedagang sayur, pedagang es cendol, pedagang ayam, dan pedagang² lain yang jumlahnya buanyaaak sekali. Mereka yang menopang perekonomian dengan perputaran uang REAL (bukan berdasarkan jual beli (misalnya) saham yang nilainya ngga REAL ˆ⌣ˆ)

Jadi... Mau berapa lama Sobat-Motty jadi karyawan? ˆ⌣ˆ